Kopdar Dengan SBY, Netizen Ramai Tolak Revisi UU KPK


intriknews.com -  Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengundang kalangan pengguna internet atau netizen berkopi darat, di Raffles Hills, Cibubur, Jawa Barat, pada Sabtu, 20 Februari 2016.
Kopi darat oleh Presiden Republik Indonesia keenam ini dilakukan untuk menyerap aspirasi publik, terkait pembahasan draf revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Isu ini sendiri tengah ramai dibahas di DPR RI.

Dalam acara kopi darat ini, SBY akan melakukan sesi diskusi dengan para follower @SBYudhoyono di media sosial Twitter dan Facebook. Setelah itu, acara akan ditutup dengan pidato SBY.

"Pidato penutupan oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Prof DR H Susilo Bambang Yudhoyono, pukul 15.00 WIB. Di Multi Function Room Raffles Hills," kata Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat, Imelda Sari, dalam pesan singkat.

Baru-baru ini SBY melakukan 'survei' di media sosial. SBY ingin mengetahui bagaimana sikap para pengguna internet, khususnya follower-nya mengenai revisi UU KPK.

"Bagaimana pandangan para netizen terkait permasalahan revisi UU KPK? Apakah netizen setuju atau tidak setuju?" tulis SBY, beberapa waktu lalu di Facebooknya.

Apabila setuju, SBY meminta mereka menjelaskan alasannya dan materi apa yang perlu diubah atau ditambahkan dalam revisi tersebut. Begitu juga apabila tidak setuju.

SBY mencatat, dalam waktu 26 jam, yang melakukan retweet dan memberi komentar sebanyak 6.674. Melalui Facebook 2.207 dan Twitter @SBYudhoyono 4.467.

"Netizen yang beri pendapat relatif lengkap 2.614. Setelah ditelaah, 70 persen tak setuju revisi UU KPK, 12 persen setuju & 18 persen lain-lain *SBY*," tulis SBY lagi.

Sumber: Viva

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kopdar Dengan SBY, Netizen Ramai Tolak Revisi UU KPK"

Posting Komentar