Di Rezim Jokowi, Ekonomi Semakin Melemah. SBY: Tolong Berhenti Beretorika!

SBY tegur Jokowi 

intriknews.com Jakarta - Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla diminta oleh Ketua Umum Partai Demokrat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar memikirkan solusi bagi pelemahan ekonomi Indonesia secara lebih serius. Salah satunya yang harus dilakukan adalah bagaimana melakukan stabilitas harga agar pelemahan ekonomi ini tak berdampak langsung bagi masyarakat menengah ke bawah.

"Tolong berhenti beretorika. Jangan beretorika ideologis. Rakyat tidak membutuhkan retorika ideologis. Mereka ingin barangnya ada, untuk membeli bisa terjangkau," kata SBY seperti dilansir Kompas saat memberikan pengarahan dalam rapat pleno pengurus pusat Partai Demokrat di Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, Jumat (28/7/2015) malam.

Dalam acara tersebut hadir ratusan kader dari jajaran pengurus pusat, majelis tinggi, dewan pembina, dewan kehormatan, komisi pengawas, dan Fraksi Partai Demokrat di DPR RI.

Presiden keenam RI ini mengatakan, pemerintah harus menurunkan harga bahan pokok yang sudah kelewat tinggi. Caranya adalah dengan menghentikan kebijakan apa pun yang dapat mendorong inflasi. Selain itu, pemerintah juga harus memastikan permintaan bahan pokok sesuai dengan distribusinya. Jika dilakukan dengan benar, SBY yakin harga bahan pokok tidak akan terus naik.

"Kalau harga bergejolak, tetapi pemerintah terus beretorika, tidak akan selesai masalahnya," ujar SBY yang disambut tepuk tangan riuh kader Demokrat.



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Di Rezim Jokowi, Ekonomi Semakin Melemah. SBY: Tolong Berhenti Beretorika!"

Posting Komentar